” Memeluk Bulan “
Dan seperti biasa hidup dalam dunia khayal itu menyakitkan, selalu berakhir dengan kenyataan bahwa khayalan tidak berpijak sebagai teman baik di dunia nyata, melainkan sebagai musuh berparas cantik yang kapan saja siap melempar sebongkah batu pada kaca kehidupan Khayal yang aku mimpikan …
dan kali ini untuk kesekian kali, aku menjatuhkan hati pada tempat yang salah, tempat yang secara sadar seharusnya tidak aku injak atau bahkan aku singgahi …. ketika Ruh sadar mulai membangunkan ku, saat itulah aku sadar .. TERLAMBAT !!!!
dan aku menetap lagi di satu hati yang seharusnya tidak boleh aku datangi..
” Bagaimana ini ??? ” tanyaku pada diri sendiri
” Entah, ( Jawab ruh sadar ku ) yang jelas sekali lagi, kau jatuh di tempat yang salah … Bodoh “
” Biarkan saja, hati itu bukan perangkat teknologi yang bisa di format atau di program untuk dijatuhkan pada siapa …. ” ( Ruh khayalku berargumen )
” ah, jangan dengarkan dia gadis bodoh, kau akan melukai hati mu lagi, apa belum cukup nduk kau merusak nya dengan kisah cinta bobrok mu yang kemarin .. “
dan pertentangan dalam batinku, pertentangan antara 2 suara hati yang berlawanan ini semakin membuatku kehilangan akal sehat ku, mereka tidak membantu sama sekali .. SIAL !!!!
” Haruskah kamu jatuh cinta pada laki - laki yang sudah menikah, punya anak 1 dan memiliki kehidupan rumah tangga yang bahagia .. dan yang lebih parah nya lagi dia masih termasuk paman mu, walaupun tidak ada pertalian darah secara langsung diantara kalian, tidak bisa kah kamu menjatuhkan hati di tempat lain, Gadis Bodoh …. “
” Tapi dia cinta pertama ku, Orang yang pertama kali membuat aku mengerti apa itu cinta, bagaimana menghargai sesuatu yang disebut cinta, dan baru kali ini Kalian pun tau dari sekian banyak cinta yang pernah hadir dalam hidupku, cuma dia yang bisa menyentuh ku dengan kata - kata nya di rumah sakit waktu itu, menyentuh langsung tepat di lubuk hati ku, aku mencintai dia tulus dan apa adanya .. aku mencintai dia karena dia adalah dia, CINTA PERTAMA yang kini kembali hadir setelah lebih dari 10 tahun menghilang dari hidupku
Tuhan mengirim nya kembali, yang entah dengan maksud apa sanggup membuatku menemukan jawaban bahwa YA laki - laki inilah cintaku, cinta sesungguhnya, cinta dari masa kecilku, perasaan yang selama ini aku cari dari sosok laki - laki lain dan tidak pernah aku temukan …
Dia lah kepingan jawaban dari pertanyaan ” Kenapa aku tidak bisa mencintai laki - laki secara sempurna dan utuh dari hati selama berkali - kali aku jatuh hati, karena hatiku sesungguhnya tidak pernah benar - benar pergi meninggalkan cinta masa kecil ku, dia tidak pernah terganti … ” ini jawaban nya dan aku bahagia menemukan nya, walaupun terlambat, dia sudah mengikat hati nya dengan hati yang lain, Biarlah dia bahagia, akupun akan begitu, berbahagia lewat kebahagiaan nya ….
Cukup AKU DAN TUHAN yang tau ” AKU CINTA DIA ” dan sepanjang hidup ku akan selalu begitu … aku cukup berbahagia menemukan kembali permata yang selama ini hilang dari hidupku dan menikmati nya dari jauh..
” dan kau akan sakit lagi ” ( ruh sadar ku patah hati )
” biar, aku sudah terbiasa begitu bukan ? “
” Gadis Bodoh Kepala Batu “
mereka terdiam, hatiku pun terdiam, sang ruh Khayal tersenyum menatapku dan seolah berkata
” Biarkan, Lanjutkan, jatuh cinta itu bukan dosa ASAL kamu seperti biasa siap untuk sakit hati dan tidak bisa memiliki ….. “
tertunduk dan mengasihani hati sendiri itulah aku pada akhirnya
” Selamat datang kembali cinta pertama, aku akan selalu rela melihat mu bahagia dengan hati yang lain, karena untuk ku bahagia mu itu akan selalu menjadi representasi dari kebahagian hidupku seandainya aku menjadi hati yang lain itu “
” Bahagia ku itu adalah KAMU ….. “
Jakarta, 6 Februari 2012
Nipah IV no 3